TOPIK SPORT – Dunia sepak bola Thailand diliputi duka setelah pemain sayap Yala FC, Sofwan Awae (24), dilaporkan meninggal dunia dalam sebuah insiden yang diduga akibat sambaran petir saat pertandingan berlangsung di Stadion Santiphap, Sungai Golok, pada 4 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang beredar, pertandingan tetap berlangsung ketika hujan deras mengguyur stadion. Di tengah kondisi cuaca tersebut, insiden tragis terjadi dan menyebabkan Sofwan Awae meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain korban meninggal, 11 pemain lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Salah satu korban yang mengalami cedera disebut merupakan warga negara Malaysia dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai kondisi terkini seluruh korban yang menjalani perawatan.
Asosiasi Sepak Bola Thailand bersama pihak Yala FC menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Sofwan Awae.
Ucapan duka tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kepergian pemain muda yang tengah menjalani karier sepak bolanya bersama klub tersebut.
Insiden ini juga memicu perhatian terhadap aspek keselamatan pertandingan ketika cuaca ekstrem terjadi.
Peristiwa tersebut kembali mengingatkan pentingnya penerapan prosedur keselamatan dalam penyelenggaraan pertandingan olahraga.
Hujan deras yang disertai potensi petir merupakan salah satu kondisi yang umumnya menjadi pertimbangan dalam keputusan melanjutkan atau menghentikan pertandingan demi keselamatan pemain, ofisial, dan penonton.
Hingga berita ini disusun, otoritas terkait masih diharapkan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi lengkap kejadian serta hasil investigasi atas insiden tersebut.
















Leave a Reply